Hai.
Pasti kalian semua tertawa aneh saat membaca judul surat ini.
Seperti saat aku melihat kalian pertama kali. Dengan tawa dan senyum yang kau nikmati sendiri di tengah hening saya
Dengan dunia kecil berputar ke kiri yang saya paksakan bergerak di tengah dunia besar yang
berotasi.
Dengan segala tingkah pengundang naiknya alis kanan tanpa geraknya alis kiri.
Dan hebatnya, kalian tidak pernah peduli seberapa aneh kalian di mata saya serta seberapa mampu kalian membuat kerutan di setiap dahi.
Kalian ingat segala canda yang tercipta, karna pada akhirnya kita berada di dunia yang sama?
Di dalam dunia kecil kalian yang kalian relakan berbagi denganku (atau mungkin kita mencipta yang baru?). Baiklah, yang jelas aku akan terus bersama kalian
Kalian ingat pernah mengecewakanku sampai
aku malas untuk meneruskan mengenal kalian ?
Kalian ingat pernah menjadi alasan bersatunya keluhanku dengan serakan tiap motivasi padaku
Tapi aku suka ketika kita menertawakan kata
orang bahwa kita adalah sepasang perempuan salah jalan. Hahaha.
Aku suka ketika kita tahu bahwa semesta di luar sana bisa sebegitu bodohnya. Terlebih, aku suka ketidakpedulian kalian akannya.
Jika para pemilik jejak di atas bola raksasa saja berpikir dengan begitu dangkalnya, kita beruntung memiliki dunia berbeda yang hanya
sepersekian juta besarnya namun dengan pemikiran terbuka.
Yaa, begitulah. Biarkan mereka menjadikan kita bahan cerita.
Tak perlu mengelak, mari berterima kasih karna merekalah keran dari ratusan gelak.
Surat ini bersambung. Seperti cerita-cerita kalian
yang selalu terpotong tanpa ujung.
With a lot of love,
Your dearest pal
:)